CLOUDFLARE: Optimisasi serta Antisipasi Hacking & Jingling pada Blog - Cara Daftar dan Konfigurasi Firewall

Sekilas tentang Cloudflare

Cloudflare merupakan platform yang mengamankan dan memastikan keoptimalan sumber daya kamu yang dapat di akses, seperti website, API, dan aplikasi. Dengan begitu, sumber daya internal seperti aplikasi, tim, dan hal-hal yang terhalang firewall dapat terlindungi. Cloudflare juga merupakan platform untuk mengembangkan aplikasi yang dapat diskalakan secara global.

Singkatnya, Cloudflare merupakan pelindung website kamu dari kejamnya dunia internet. Cloudflare menyediakan banyak fitur yang beragam manfaatnya, dan sangat populer karena ampuhnya menjaga keamanan website seperti mencegah DDoS, hacking, spamming, dan jingling.

Perusahaan Cloudflare berada di Amerika Serikat, tepatnya di San Francisco, California. Perusahaan ini didirikan oleh tiga orang yaitu Matthew Prince, Lee Holloway, dan Michelle Zatlyn. Cloudflare juga memiliki kantor di sejumlah tempat seperti London, Singapura, Champaign, Austin, Boston, dan Washington, D.C. Situs Web Cloudflare yaitu: www.cloudflare.com.

Cloudflare untuk meng-Optimalkan Kinerja Blog

Terdapat dua faktor penting yang harus diperhatikan oleh seorang blogger/ pengelola website, yaitu:

1. Kecepatan

Sebuah website harus cepat peng-aksesannya oleh visitor yang ditargetkan, seperti pembaca atau pembeli. Kamu dapat melihatnya dari diri kamu sendiri, apakah kamu nyaman ketika loading website yang kamu tuju lambat? Rata-rata orang jengkel dengan lambatnya pengaksesan website sehingga mereka lebih memilih untuk mencari topik yang sama di website lain.

2. Keamanan

Blog/ website harus aman dari serangan luar seperti DDoS, hacking, dan Jingling agar dapat terus berjalan. Jangan merasa kalau website kamu tidak memiliki celah untuk dibobol, karena segala sesuatu di internet selalu ada celahnya. Sebisa mungkin kamu harus menutupi celah tersebut atau mengantisipasinya dengan bantuan pihak ketiga.

Dari dua faktor di atas, Cloudflare dapat menjadi solusi terbaik untuk mengoptimalkannya. Ketika kita mengaktifkannya pada website, Cloudflare akan bertindak sebagai proxy antara website kita dengan visitor, dan menyimpan cache konten statis website kita ke lokasi terdekat dengan visitor sehingga dapat diakses lebih cepat.

Jadi, Cloudflare bertugas sebagai penghubung antara visitor dan server website dengan tujuan agar website dapat diakses lebih cepat dan terhindar dari serangan berbahaya yang dilakukan pengunjung atau bot.

Fungsi Cloudflare

Pemasangan Cloudflare mengharuskan website memakai nameserver dari Cloudflare. Setelah diaktifkan, semua lalu lintas website akan melalui Cloudflare terlebih dahulu, sehingga website bisa di akses lebih cepat dan seluruh aktivitas ke dalam webstie akan tersaring.

Berikut merupakan beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan setelah mengaktifkan Cloudflare.

  1. Mengarahkan visitor pada koneksi paling cepat. CloudFlare akan mengarahkan visitor pada data center terdekat, sehingga website dapat diakses dua kali lebih cepat jika dibandingkan tanpa menggunakan CloudFlare.
  2. Mengawasi lalu lintas berbahaya pada website. CloudFlare akan menerima permintaan akses dan menganalisa apakah pengunjung tersebut berbahaya atau tidak. Hal ini dilihat dari IP, resource yang diakses, dan seberapa sering melakukan akses tersebut ke situs Anda. Apabila terlihat seperti sebuah ancaman, CloudFlare akan memblokirnya.
  3. Sebagai cache konten statis. CloudFlare berfungsi sebagai cache konten statis untuk website, misalnya gambar, JavaScript, CSS, dan lain-lain.

Jika kamu masih ragu memakai Cloudflare, mungkin alasan di bawah dapat meyakinkanmu.

  1. Meningkatkan kinerja website. CloudFlare memiliki server proxy tersebar di beberapa negara dan dapat mengarahkan pengunjung ke server terdekat. Hal inilah yang menjadikan kecepatan loading halaman website meningkat.
  2. Optimasi website pada perangkat mobile. Teknologi Rocket Loader dan AutoMinify menjadikan website Anda dapat diakses lebih cepat dan efisien melalui berbagai perangkat.
  3. Perlindungan dari bot dan ancaman. CloudFlare menggunakan data dari pengguna serta pihak ketiga untuk mengidentifikasi apakah lalu lintas ke website merupakan ancaman atau bukan, dan akan berusaha menghentikannya. Anda dapat melihat laporannya pada dashboard CloudFlare.
  4. Melindungi website dari komentar spam. CloudFlare menggunakan data dari pihak ketiga untuk menyaring komentar pada situs Anda.
  5. Memberikan peringatan pada pengunjung jika komputer terinfeksi virus. CloudFlare dapat memberikan peringatan kepada pengunjung apabila komputer mereka terinfeksi virus dan menyarankan untuk segera membersihkannya. Biasanya, agar dapat mengakses website Anda, pengunjung akan diminta memasukkan CAPTCHA.
  6. Browsing mode offline. Ketika hosting mengalami gangguan, pengunjung akan tetap dapat mengakses website karena halaman website sudah ada dalam cache CloudFlare.
  7. Mengurangi penggunaan resource server. Request pada server akan berkurang dan hal ini mempengaruhi beban server, misalnya penggunaan CPU pada hosting. Bahkan ketika ada lonjakan visitor, beban server akan tetap aman.
  8. Laporan visitor. CloudFlare dapat menampilkan visitor apakah itu robot search engine, ancaman, atau lalu lintas dari pengunjung manusia.

Cara Daftar dan Konfigurasi Firewall Cloudflare

1. Buka situs Cloudflare lalu klik Sign Up.

2. Masukkan email dan password untuk akun cloudflare kamu, lalu klik Create Account.

3. Masukkan alamat situs kamu, lalu klik Add site.

4. Select your plan. Untuk permulaan, pilih Plan yang Free saja.

5. Review your DNS Records. Kamu dapat melihat record DNS yang kamu gunakan. Record yang bertanda Proxied artinya dapat di optimisasi oleh Cloudflare. Klik Continue untuk melanjutkan.

6. Change your nameservers. Kamu dapat melihat nameserver yang sedang kamu pakai. Silahkan ganti nameserver-nameserver tersebut dan pakai nameserver-nameserver yang diberikan Cloudflare. Setelah nameserver diubah, klik Done, check nameservers. Tidak perlu khawatir apabila setelah dicek nameserver masih belum terbaca, tunggu saja sampai 24 jam.

*Untuk mengganti nameserver, kunjungi situs penyedia domain kamu, disana kamu dapat menemukan menu nameserver.

7. Quick Start Guide, klik Get started. Berikut fitur-fitur Cloudflare yang dapat kamu aktifkan untuk meningkatkan kinerja blog kamu.

Automatic HTTPS Rewrites, mengubah semua link yang ada pada blog dari 'http' menjadi 'https'. Silahkan aktifkan lalu klik Save.

Always use HTTPS, mengalihkan semua traffic yang mengakses dari 'http' menjadi 'https'. Silahkan aktifkan lalu klik Save.

*Penggunaan HTTPS ini lebih baik daripada HTTP, karena tingkat keamanannya lebih tinggi.

Auto Minify, mengurangi ukuran source code pada blog kamu. Mengaktifkannya dapat mempercepat load blog kamu. Silahkan aktifkan semua (JavaScript, HTML, CSS) lalu klik Save.

Brotli, memepercepat pengaksesan blog kamu menggunakan Brotli Compression. Silahkan aktifkan lalu klik Save.

Selanjutnya klik Finish

Langkah yang harus kamu lakukan berikutnya yaitu mengaktifkan mengantisipasi jingling dan meningkatkan keamanan blog, dengan cara sebagai berikut.

1. Aktifkan Bot Fight Mode

Firewall > Tools > Bot Fight Mode (aktifkan)

Fitur ini membantu mencegah jingling dengan cara mengawasi setiap traffic bot yang masuk ke blog.

Ada dua cara umum untuk mencegah jingling pada blog, yaitu mengaktifkan fitur Bot Fight Mode atau menambahkan Firewall Rules. Jika menggunakan Firewall Rules, dengan mode Known Bots lalu pilih aksi Block, maka semua bot yang mencoba mengakses blog akan diblokir sehingga metode ini sangat ampuh. Namun jangan lupa, tidak semua bot itu ada untuk jingling. Kebanyakan webmaster seperti Google Search Console dan Bing Webmaster juga meng-index blog kita untuk ditampilkan di mesin pencari menggunakan bot. Jika bot dari webmaster tersebut diblokir, otomatis blog kita tidak akan ter-index di mesin pencari.

Oleh karena itu saya menyarankan untuk mengaktifkan fitur Bot Fight Mode saja, karena fitur ini juga ampuh mencegah jingling.

2. Tingkatkan Security Level ke High

Firewall > Settings > Security Level (High)

Fitur ini meningkatkan keamanan blog kamu dengan mengawasi semua traffic yang mengakses blog dengan lebih tinggi.

Video Tutorial:

Fitur Nah itu merupakan langkah-langkah mengantisipasi jingling pada blog sekaligus meningkatkan keamanannya. Cloudflare masih mempunyai banyak fitur lainnya yang dapat mengoptimalkan kinerja blog kamu, jadi silahkan explore sendiri, ya (heheh).

Sekian untuk artikel kali ini, semoga bermanfaat!

Bukan manusia!

Posting Komentar

Perhatikan tulisanmu sob, jejak digital itu mengerikan!
© @ezfileid. All rights reserved. Developed by Jago Desain