Penjelasan singkat What IF Route dan 9 Witches of Sin: Mereka yang Hidup dengan Membawa Malapetaka

9 Witches of Sin di Re: Zero


    Siapa yang udah nonton musim kedua Re: Zero kemarin? Wah, pasti gak sabar kan nunggu cour 2 nya? Sama kok (xD). Mumpung Cour 2 nya belum tayang, mimin akan berbagi sedikit spoiler tentang 7 penyihir di rezero dan penjelasan rute What IF. Oh ya, ini termasuk Spoiler Guede ya gan/ sis, jadi silahkan skip jika kamu tidak ingin tersop-iler.

    Sebelum membahas rute What IF, mimin akan bahas sedikit tentang 7 penyihir di rezero. Dalam dunia rezero, terdapat 7 penyihir yang mewakili 7 dosa besar. Dalam latar waktu Subaru, kelima diantaranya meninggal 400 tahun yang lalu. Berikut rangkuman singkatnya.

7 Penyihir Dosa Besar

Satella, the Witch of Envy (Penyihir Kecemburuan)

    Satella merupakan Penyihir yang paling kuat diantara 7 Witches of Sin. Dikarenakan ketidakcocokan faktor penyihir, dalam dirinya hidup dua kepribadian yaitu dirinya sendiri dan kepribadian agresif yang disebut the Witch of Envy. Pada 400 tahun yang lalu, ia dikendalikan the Witch of Envy dan menyebabkan Great Calamity (bencana besar) yang menghancurkan setengah dunia. Demi menyelamatkan umat manusia, Reid Astrea (Sword Saint Pertama), Volcanica (sang Naga suci/ Divine Dragon), dan Flugel (sang Sage) bersatu untuk mengalahkannya. Namun Satella mempunyai otoritas keabadian yang membuatnya tidak bisa mati. Para pahlawan hanya bisa menyegel tubuhnya di Pleiades Watchtower (Menara Sage). Rohnya masih bisa keluar dan bahkan sempat mengamuk ketika Subaru berada di Sanctuary.

Echidna, the Witch of Greed (Penyihir Keserakahan)

    Echidna merupakan penyihir yang sangat menyukai ketidaktahuan alias haus akan ilmu. Ia pernah bilang bahwa kekuatannya tidak lebih atau setara Paus Putih dan Petelgeuse Romanee Conti si Uskup Agung Kemalasan (Archbishop of Sloth). Puck, Ryuzu, Beatrice dan Lewes Meyer merupakan ciptaanya di Sanctuary. Sejarah mengatakan bahwa ia mati dibunuh Satella, the Witch of Envy, akan tetapi sebenarnya dia meminta Volcanica agar menyegelnya di kastil mimpi, di Sanctuary-nya sendiri. Echidna menganggap baik Satella sendiri maupun Witch of Envy adalah sama dan tetap membencinya, berbeda dengan para penyihir lainnya.

Minerva, the Witch of Wrath (Penyihir Kemarahan)

    Minerva merupakan penyihir yang mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan apapun dengan memukulnya. Ketika masih hidup, dia sering menangis karena konflik yang terjadi di sekelilingnya. Oleh karena itu dia menggunakan kekuatannya untuk menyembuhkan orang-orang. Namun dia hanya peduli pada apa yang didepannya, dan menyatakan bahwa ia tidak peduli terhadap apa yang tidak dilihatnya sendiri. Hal itu karena ketika dia menggunakan kekuatannya, bencana alam terjadi pada lokasi acak di dunia. Dikatakan bahwa Minerva merupakan teman baik satu-satunya yang dimiliki Satella.

Sekhmet, the Witch of Sloth (Penyihir Kemalasan)

    Sesuai dengan otoritasnya sebagai Witch of Sloth, Sekhmet menghabiskan hari-harinya dengan bermalas-malasan. Dia tidak menyebabkan bencana apapun meski dia penyihir terkuat di Dunia, setelah Satella. Menurut Echidna, Sekhmet mampu mengalahkan kelima penyihir lainnya sekaligus. Hanya saja, ketika Echidna dan para penyihir lainnya selalu meminta Sekhmet untuk menghentikan amukan Typhon, dia membuat lebih banyak kerusakan, sehingga dia juga disebut sebagai pembawa malapetaka. Pada 400 tahun yang lalu, dia sengaja mengganggu naga suci Volcanica yang melewati Great Waterfall agar bisa beristirahat dengan tenang. Naas dia tergelincir dari atas air terjun ketika melawannya hingga membuatnya meninggal (*lol banget anjir).

Daphne, the Witch of Gluttony (Penyihir Kerakusan)

    Sebagai penyihir yang rakus, Daphne hanya peduli tentang jumlah makanannya dibandingkan rasanya. Terkadang dia memuntahkan makanan untuk dimakan lagi apabila tidak ada makanan yang tersisa. Jika opsi itu gagal, maka dia akan memakan apapun yang bisa dia kunyah. Dalam upaya menghilangkan rasa kelaparan yang dimilikinya dan orang-orang di dunia, dia menciptakan para Demon Beast, yang 3 diantaranya dikenal sebagai 3 Great Demon Beast, yakni Paus Putih (memakan ingatan orang-orang), Oousagi (kelinci pemakan apapun), dan Kurohebi (ular hitam yang membuat tanah terkutuk).

Typhon, the Witch of Pride (Penyihir Kesombongan)

    Typhon mempunyai sifat kekanak-kanakan, sesuai dengan perawakannya. Dia salah mengartikan arti sebenarnya dari "baik" dan "buruk", menyebabkannya membunuh orang-orang yang menurutnya berdosa. Typhon sengaja mengelilingi dunia, mengunjungi kota satu ke yang lainnya hanya untuk menghukum orang-orang yang menurutnya berdosa. Otoritasnya yang membuat tubuh orang-orang yang dia anggap berdosa menjadi hancur sebagai hukuman, menjadikan Typhon salah satu penyihir yang sangat berbahaya. Bahkan kekuatan Minerva tidak bisa menyembuhkan kehancuran yang diperbuatnya. Kekuatannya sangat besar, sampai-sampai Sekhmet diminta berkali-kali untuk mengehentikannya ketika mengamuk.

Carmilla, the Witch of Lust (Penyihir Hawa Nafsu)

    Carmilla merupakan penyihir yang dicintai dan diinginkan semua orang, sampai-sampai mereka berperang satu-sama lainnya demi mendapatkan sang Witch of Lust. Akan tetapi Carmilla tidak menginginkan mereka, dan pergi berkelana untuk mencari cinta yang menurutnya hilang. Otoritasnya membuat kematian yang tidak terhitung jumlahnya. Semua orang yang menatapnya tidak mempedulikan apapun, bahkan bernafas. Hal itu karena ketika mereka menatap sang Witch of Lust, mereka melihat dan mendengar wujud yang sangat ingin mereka dengar, bahkan apabila wujud orang tersebut sudah tiada.

    Sejarah mengatakan bahwa ketujuh Witches of Sin (penyihir-penyihir dosa besar) meninggal dibunuh Satella, the Witch of Envy, akan tetapi sebenarnya hanya Minerva yang meninggal olehnya. Kelima penyihir lainnya meninggal dengan cara yang berbeda-beda, yaitu:

  • Typhoon meninggal karena tenggelam dalam pertahanan Priestella. Priestella merupakan nama kota yang dirancang khusus untuk membunuh individu dan makhluk berbahaya seperti para penyihir dan demon beast dengan cara menenggelamkan kota tersebut dengan cepat.
  • Sekhmet terjatuh dari Great Waterfall ketika bertarung dengan naga suci Volcanica.
  • Daphne meninggal kelaparan di Augria Sand Dunes.
  • Minerva dijebak oleh sekelompok elf yang dikirim seseorang, sehingga ia mengamuk dan kemudian dibunuh oleh Satella, the Witch of Envy.
  • Carmilla dibakar hingga meninggal di suatu tempat yang tak diketahui.
  • Echidna kemudian mengambil jiwa mereka (termasuk Satella) dan pergi ke Sanctuary dimana dia disegel oleh naga suci Volcanica.

    Echidna sejatinya tidak meninggal, sama seperti Satella. Ya, waifu kalian masih hidup (atau mungkin hidup kembali?). Pada akhir arc 4 di Light Novel, Echidna berhasil mentransfer jiwanya ke salah satu kloningan Ryuzu dan merubah namanya menjadi Omega.

    Selain dari ketujuh penyihir di atas, terdapat 2 penyihir lagi yang diketahui dalam dunia rezero. Sehingga menjadikannya 9 Witches of Sin. Keduanya kurang dikenal masyarakat, meski nyatanya keberadaan mereka berdampak besar bagi dunia.

Pandora, the Witch of Vainglory (Dosa Keangkuhan)

Pandora dirumorkan sebagai penyihir yang mendirikan kultus penyihir (Witch Cult), mengingat Regulus Corneas (Archbishop of Greed/ Uskup Agung Keserakahan) yang menghormatinya. Keberadaan Pandora amat dirahasiakan, bahkan bagi para kultus penyihir. Membicarakan Pandora dianggap hal yang tabu bagi mereka. Otoritasnya dapat memanipulasi/ menulis ulang realita, membuat Pandora selalu mendapat apapun yang ia inginkan. Tanpa otoritasnya Pandora hanyalah wanita berparas cantik biasa, mirip seperti Subaru yang istimewa dengan kemampuan Return by Death miliknya.

Pandora melawan Theresia van Astrea

Hector, the Witch of Melancholy (Dosa Melankolis)

Hector merupakan salah satu ahli sihir terhebat di masanya. Uniknya, dia merupakan satu-satunya pria yang menjadi Warlock a.k.a Witches of Sin. Tidak banyak hal diketahui mengenai Hector, namun pernah dikatakan bahwa Echidna membuat Sanctuary untuk berlindung darinya. Gaya bicaranya sama seperti Roswaal, yang mana karena Roswaal yang asli pernah dikalahkan olehnya sehingga ia mengikuti gaya bicara Hector karena tidak terima ia dikalahkan.

PENUTUP

Sekian spoiler Re: Zero dari mimin, semoga dapat segera kalian lupakan ya. Jangan lupa baca lagi setelah Cour 2 musim kedua animenya tayang, okeh!

Referensi: Re: Zero Wiki Fandom

Tags: Re: Zero kara Harjimeru Isekai Seikatsu Spoiler, Re: Zero - Starting Life in Another World from Zero Spoiler Bahasa Indonesia, Mengenal 9 Penyihir Dosa Besar di Re Zero, 7 Dosa Besar Re Zero.

Bukan manusia!

Posting Komentar

Perhatikan tulisanmu sob, jejak digital itu mengerikan!
© @ezfileid. All rights reserved. Developed by Jago Desain