Konfigurasi Mail Server di Debian 7 Wheezy

-
PROBLEM
Konfigurasi Mail Server di Linux Debian
Postfix, courier-imap, courier-pop

OS
Linux Debian/Ubuntu

SOFTWARE
VMWare/VirtualBox
 
[SOLVED]
Konfigurasi Mail Server di Debian 7 Wheezy

Di tutorial ini, saya akan memberikan arahan mengenai konfigurasi Mail Server di Debian dan pengetesan via telnet.

Berikut Tutorialnya.

1) Masuk terminal sebagai root
2) Konfigurasi Interface

Interface digunakan untuk pengetesan mail via telnet nanti.

#nano /etc/network/interfaces

auto eth0
iface eth0 inet static
 address 192.168.19.1
 netmask 255.255.255.0

Save lalu restart interface dengan perintah

#service networking restart

 
3) Install Aplikasi Mail Server

#apt-get install postfix courier-imap courier-pop

Jangan lupa untuk memasukkan cd 1 atau 2 untuk menginstall. Namun, apabila masih terdapat Unable to locate package, kamu bisa menginstallnya secara online.

Saat instalasi, akan muncul beberapa opsi, yakni:
a. General Type of Mail Configuration: Internet Site
b. System Mail Name: deb.task





4) Buat Mail Direktori

Mail Direktori dibuat pada /etc/skel/ agar direktori mail tersebut secara automatis dimiliki oleh semua user.

#maildirmake /etc/skel/Maildir

#nano /etc/postfix/main.cf

Lalu set direktori Maildir tersebut sebagai Mail Direktori dengan menambahkan teks berikut di paling bawah.

home_mailbox = Maildir/

Atau kamu bisa menggunakan perintah echo agar lebih cepat

#echo "home_mailbox = Maildir/" >> /etc/postfix/main.cf

Perintah di atas berfungsi agar program echo menambahkan teks home_mailbox = Maildir/ pada file /etc/postfix/main.cf.


4) Buat Akun User

#adduser debian

#adduser server

Masukkan password dan kolom yang perlu di isi seperlunya, sampai ada opsi [Y/n] ketik Y lalu enter. Akun diperlukan untuk melakukan pengujian nantinya, oleh karena itu setidaknya kamu perlu untuk membuat dua akun.

Setelah itu kamu harus mereconfigure postfix via dpkg.

#dpkg-reconfigure postfix

Isi sesuai informasi dibawah.

General Type of Mail Configuration: Internet Site
System Mail Name: deb.task
Root and postmaster mail recipient: (kosongkan saja)
Other destination to accept...: (biarkan default)
Force Synchronous Update...: No
Local Networks: 0.0.0.0/0 (tambahkan di paling akhir)
Use Procmail for local delivery: No
Mailbox size limit (bytes): 0
Local address extension character: +
Internet protocols to use: ipv4

Lalu restart postfix dan courier-imap.

#service postfix restart

#service courier-imap restart 

5) Tes via Telnet

Gunakan SMTP port 25 untuk mengirim email percobaan.

#telnet 192.168.19.1 25


>mail from: debian (debian merupakan user yang akan mengirim pesan mail)
>rcpt to: server (server merupakan user yang akan menerima pesan debian)
>data (untuk mengawali isi pesan)
>Masukkan isi pesan
>. (untuk mengakhiri isi pesan)
>quit (keluar dari SMTP 25)

Selanjutnya gunakan POP3 untuk mengecek apakah email sudah diterima akun server.

#telnet 192.168.19.1 110


>user server (login user server yang telah dikirim email oleh user debian)
>pass 12312312 (password user server)
>stat (status mailbox user server. Terlihat bahwa ada email yang diterima, ditandai dengan angka 1)
>retr 1 (retrieve/menerima email dari server untuk dibaca)
>quit (keluar)

Langkah selanjutnya ialah menginstal Squirrelmail dan mengkonfigurasinya!

Baca juga: Konfigurasi Squirrelmail pada Debian 7 Wheezy, Cara mengubah repositori di Linux Debian/Ubuntu.

Posting Komentar

Perhatikan tulisanmu sob, jejak digital itu mengerikan!
© @ezfileid. All rights reserved. Developed by Jago Desain